Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Beberapa Hari Lagi, Ini Kabar Buruk dan Kabar Baiknya !
loading...
loading...
Situsberbagi.com - Selamat malam sahabat situs berbagi. Beberapa waktu lagi pemerintah akan membuka lowngan CPNS 2018 atau gelombang ketiga sejak tahun 2017 lalu. Secara resmi jadwal belum dirilis baik oleh Kemenpan maupun BKN. Namun, yang pasti akan dibuka setelah pilkada tanggal 27 Juni Bulan ini. Artinya akhir Juni hingga awal Juli bulan depan.
Nah, bagi rekan-rekan yang tengah bersiap mengikuti Seleksi CPNS 2018, Inilah kabar buruk dan kabar baik seputar Penerimaan CPNS 2018 seperti dilansir dari media online, tribunnews.com dalam lamannya beberapa waktu lalu.
Kabar Buruk
1. Honorer harus ikut tes atau tak bisa langsung diangkat jadi CPNS.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB)
RI, Asman Abnur memastikan tidak ada lagi pengangkatan langsung tenaga
honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Asman menegaskan, tenaga honorer harus ikut tes seleksi calon PNS atau CPNS sesuai dengan amanat Undang-undang.
Hal itu dikatakan Asman kepada wartawan usai membuka Koordinasi
Kebijakan Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Kemenpan RB
RI di Hotel Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/5/2018).
“Yang jelas ada penerimaan CPNS tahun ini dan semua harus melalui
melalui tes. Hasil seleksi semua diumumkan secara transparan dan tidak
ada lagi sistem titipan pejabat dan lainnya," kata dia.
"Jadi kalau ada pegawai yang sudah bekerja lima tahun, dua tahun atau tiga tahun, silakan ikut tes jika ingin jadi PNS."
2. Peringatan untuk orang dekat pejabat.
Bagi anda yang memiliki kerabat atau sahabat dari kalangan pejabat, jangan harap untuk memanfaatkan jalur nepotisme.
"Bupati, gubernur, termasuk menteri sekali pun tidak bisa bantu jadi
CPNS. Yang bisa membantunya adalah kemampuan individunya sendiri. Ada
tesnya, ada soal-soalnya," kata Asman menegaskan.
Kabar Baik
1. Berdasarkan kompetensi
Menteri Asman menjamin transparansi dalam rekrutmen CPNS, dimana yang
lulus seleksi dipastikan betul-betul berdasarkan kompetensi.
Dimana saat ini, era keterbukaan membuat tidak ada lagi orang yang lulus seleksi berdasarkan rekomendasi pejabat tertentu.
Dia memaparkan bahwa pemerintah ingin PNS yang menduduki suatu jabatan harus berdasarkan kompetensi.
Dimana suatu jabatan harus dipegang oleh orang yang ingin bekerja profesional serta punya kompetensi yang pas pada bidangnya.
"Pentingnya manajemen aparatur sipil negara berbasis kualifikasi,
kompetensi dan kinerja. Sebab PNS merupakan orang-orang pilihan. Kalau
salah merencanakan dan salah merekrut, maka 30-50 tahun ke depan kita
akan salah menanggung beban," tutur Asman dalam rapat koordinasi di
hadapan perwakilan PNS dari 185 kabupaten/kota se-Indonesia di Kota
Makassar.
2. Dibuka pasca Pilkada.
Penerimaan CPNS rencananya baru akan dibuka setelah selesainya pemungutan suara Pilkada Serentak, 27 Juni 2018.
Ada alasan tertentu yang membuat penerimaan itu ditunda hingga selesainya Pilkada.
Salah satunya adalah demi menghindari munculnya persepsi yang mengaitkan penerimaan tersebut dengan berlangsungnya Pilkada.
"Pemerintah tidak ingin penerimaan CPNS disangkut-pautkan dengan
kepentingan Pilkada," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad
Ridwan, Selasa (10/4/2018).
"Padahal penerimaan CPNS benar-benar hanya memenuhi kebutuhan PNS untuk meningkatkan pelayanan publik," sebutnya.
3. Formasi diumumkan Mei.
Formasi saat ini sedang disusun dan rencananya akan diumumkan pada bulan Mei 2018 namun sayang, hingga bulan juni ini belum rilis formasinya
4. Lebih banyak guru dan tenaga kesehatan.
Formasi CPNS tahun 2018 tidak akan melebihi jumlah pensiun
4. Lebih banyak guru dan tenaga kesehatan.
Formasi CPNS tahun 2018 tidak akan melebihi jumlah pensiun
Profesi guru dan tenaga kesehatan menjadi salah satu pengangkatan CPNS yang diprioritaskan.
KemenPAN RB mengusulkan 200 ribu kuota CPNS) di pusat dan daerah pada tahun 2018 mendatang.
Jumlah tersebut, akan diprioritaskan untuk profesi tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy meminta Asman untuk menambah formasi guru sebanyak 100 ribu orang di 2018.
Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar sebanyak 736 ribu di seluruh Indonesia.
KemenPAN RB mengusulkan 200 ribu kuota CPNS) di pusat dan daerah pada tahun 2018 mendatang.
Jumlah tersebut, akan diprioritaskan untuk profesi tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy meminta Asman untuk menambah formasi guru sebanyak 100 ribu orang di 2018.
Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar sebanyak 736 ribu di seluruh Indonesia.
Nah, demikian informasi ini kami bagikan, silahkan rekan-rekan bersiap-siap untuk mengikuti Seleksi CPNS 2018. Semoga sukses
loading...

0 Response to "Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Beberapa Hari Lagi, Ini Kabar Buruk dan Kabar Baiknya !"
Posting Komentar