Tinggal 4 Bulan, Surat Resmi Permintaan Audiensi Honorer K2 telah Dikirimkan ke Menpan RB Baru
loading...
loading...
Situsberbagi.com - Selamat siang sahabat situs berbagi. Pergantian Menteri PAN RB menjadi harapan baru bagi honorer K2. Surat permohonan Audiensi untuk memperjuangkan nasib honorer K2 diangkat PNS telah dilayangkan ke Menpan RB baru bapak Syafruddin.
Pergantian Menteri Pendagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dari Asman Abnur ke
Syafruddin memberikan harapan baru bagi honorer K2 (kategori dua). Mereka berharap, dalam sisa waktumasa jabatan menpan, ada regulasi pengangkatan honorer K2 menjadi PNS.
Ketua
Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih
mengungkapkan, sudah melayangkan surat permintaan audiensi dengan
Menteri Syafruddin. Dengan audiensi ini Titi berharap menteri baru bisa
mendapatkan informasi seutuhnya dan bukan menyesatkan.
"Suratnya
sudah kami serahkan sejak Menteri Syafruddin dilantik. Kami ingin
bergerak cepat karena 2018 tinggal empat bulan lagi," ujar Titi kepada
JPNN, Senin (20/8).
Guru dari
Banjarnegara ini yakin, bila MenPAN-RB Syafruddn mendapatkan informasi
jelas maka akan berpihak kepada honorer K2. Dia yakin, sebagai mantan
wakapolri, seluruh kebijakan Syafruddin didasarkan pada data dan fakta.
"Namanya
polisi semuanya harus berdasarkan fakta. Kami ingin menyodorkan bukti
keberadaan honorer K2 di Indonesia. Bahwa kami benar-bena r mengabdi,
bukan sekadar rekayasa," tegasnya.
Titi berharap permintaan audiensi tersebut bisa segera dikabulkan Menteri Syafruddin agar masalah K2 menjadi terang benderang.
"Mudah-mudahan
menteri yang baru lebih responsif tidak seperti pendahulunya. Dua tahun
mengabdi, hanya sekali bertemu honorer K2. Setelah itu K2 dianggap
sebagai musuh negara," pungkasnya
sumber : jpnn.com
Demikian informasi ini kami bagikan, semoga pergantian Menteri PAN RB menjadi berkah bagi honorer K2 dalam upaya memperjuangkan status PNS. Amin
loading...

0 Response to "Tinggal 4 Bulan, Surat Resmi Permintaan Audiensi Honorer K2 telah Dikirimkan ke Menpan RB Baru"
Posting Komentar